quixel acquire by epic

Epic mengakuisisi Quixel perusahaan di balik Megascans

Menambah nilai jual dari Unreal Engine

Epic kembali bergerak untuk memperkuat posisi mereka di industri game. Tak sampai satu tahun yang lalu, Epic menggebrak industri distribusi game dengan Epic Store. Sebuah layanan distribusi game secara digital yang menimbulkan sedikit kontroversi dengan strategi ekslusivitas game PC dan juga potongan yang jauh lebih rendah untuk developer atau publisher di banding Steam. Kini, mereka mengumumkan telah mengakuisisi Quixel.

Quixel adalah perusahaan di balik Megascans. Megascans adalah sebuah perpustaakan aset digital yang memiliki lebih dari 10.000 aset fotogrametri 2D dan 3D. Aset-aset berupa hasil pemetaan dan render dari berbagai macam lingkungan bahkan benda-benda kecil lainnya. Selain Megascans, Quixel juga memiliki toolset bernama Bridge dan Mixer yang mempermudah developer mengaplikasikan aset yang dimiliki Quixel ke dalam game mereka.

Melalui kepemilikian Quixel ini, Epic akan memberikan setiap pengguna dari Unreal Engine akses gratis untuk perpustakaan Megascans. Tentu hal ini akan memberikan keuntungan bagi para pengguna dalam mengaplikasikan berbagai aset 3D yang benar-benar menyerupai aslinya ke dalam game mereka. Selain itu, ini bisa menjadi nilai tawar Epic dalam merangkul lebih banyak developer untuk mengembangkan game secara ekslusif untuk mereka.

“Membuat konten fotorealis 3D merupakan usaha yang terhitung maha dalam pengembangan game dan produksi film… Bersama Quixel kami membuat Megascans gratis untuk para pengguna Unreal Engine, tingkat artistik ini sekarang tersedia untuk semua orang, dari Studio AAA sampai studio Indie”, kata Tim Sweeney, CEO Epic, dilansir dari Gameindustry.biz

More Stories
Metacritic tunda pemberian user score selama 36 jam